Keragaman Budaya Indonesia


Oleh : Adi Prasetijo

Pendahuluan

Keragaman budaya atau “cultural diversity” adalah keniscayaan yang ada di bumi Indonesia. Keragaman budaya di Indonesia adalah sesuatu yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Dalam konteks pemahaman masyarakat majemuk, selain kebudayaan kelompok sukubangsa, masyarakat Indonesia juga terdiri dari berbagai kebudayaan daerah bersifat kewilayahan yang merupakan pertemuan dari berbagai kebudayaan kelompok sukubangsa yang ada didaerah tersebut. Dengan jumlah penduduk 200 juta orang dimana mereka tinggal tersebar dipulau- pulau di Indonesia. Mereka juga mendiami dalam wilayah dengan kondisi geografis yang bervariasi. Mulai dari pegunungan, tepian hutan, pesisir, dataran rendah, pedesaan, hingga perkotaan. Hal ini juga berkaitan dengan tingkat peradaban kelompok-kelompok sukubangsa dan masyarakat di Indonesia yang berbeda. Pertemuan-pertemuan dengan kebudayaan luar juga mempengaruhi proses asimilasi kebudayaan yang ada di Indonesia sehingga menambah ragamnya jenis kebudayaan yang ada di Indonesia. Kemudian juga berkembang dan meluasnya agama-agama besar di Indonesia turut mendukung perkembangan kebudayaan Indonesia sehingga memcerminkan kebudayaan agama tertentu. Bisa dikatakan bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat keaneragaman budaya atau tingkat heterogenitasnya yang tinggi. Tidak saja keanekaragaman budaya kelompok sukubangsa namun juga keanekaragaman budaya dalam konteks peradaban, tradsional hingga ke modern, dan kewilayahan.

Dengan keanekaragaman kebudayaannya Indonesia dapat dikatakan mempunyai keunggulan dibandingkan dengan negara lainnya. Indonesia mempunyai potret kebudayaan yang lengkap dan bervariasi. Dan tak kalah pentingnya, secara sosial budaya dan politik masyarakat Indonesia mempunyai jalinan sejarah dinamika interaksi antar kebudayaan yang dirangkai sejak dulu. Interaksi antar kebudayaan dijalin tidak hanya meliputi antar kelompok sukubangsa yang berbeda, namun juga meliputi antar peradaban yang ada di dunia. Labuhnya kapal-kapal Portugis di Banten pada abad pertengahan misalnya telah membuka diri Indonesia pada lingkup pergaulan dunia internasional pada saat itu. Hubungan antar pedagang gujarat dan pesisir jawa juga memberikan arti yang penting dalam membangun interaksi antar peradaban yang ada di Indonesia. Singgungan-singgungan peradaban ini pada dasarnya telah membangun daya elasitas bangsa Indonesia dalam berinteraksi dengan perbedaan. Disisi yang lain bangsa Indonesia juga mampu menelisik dan mengembangkan budaya lokal ditengah-tengah singgungan antar peradaban itu.

Bukti Sejarah

Sejarah membuktikan bahwa kebudayaan di Indonesia mampu hidup secara berdampingan, saling mengisi, dan ataupun berjalan secara paralel. Misalnya kebudayaan kraton atau kerajaan yang berdiri sejalan secara paralel dengan kebudayaan berburu meramu kelompok masyarakat tertentu. Dalam konteks kekinian dapat kita temui bagaimana kebudayaan masyarakat urban dapat berjalan paralel dengan kebudayaan rural atau pedesaan, bahkan dengan kebudayaan berburu meramu yang hidup jauh terpencil. Hubungan-hubungan antar kebudayaan tersebut dapat berjalan terjalin dalam bingkai ”Bhinneka Tunggal Ika” , dimana bisa kita maknai bahwa konteks keanekaragamannya bukan hanya mengacu kepada keanekaragaman kelompok sukubangsa semata namun kepada konteks kebudayaan.

Didasari pula bahwa dengan jumlah kelompok sukubangsa kurang lebih 700’an sukubangsa di seluruh nusantara, dengan berbagai tipe kelompok masyarakat yang beragam, serta keragaman agamanya, masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk yang sesungguhnya rapuh. Rapuh dalam artian dengan keragaman perbedaan yang dimilikinya maka potensi konflik yang dipunyainya juga akan semakin tajam. Perbedaan-perbedaan yang ada dalam masyarakat akan menjadi pendorong untuk memperkuat isu konflik yang muncul di tengah-tengah masyarakat dimana sebenarnya konflik itu muncul dari isu-isu lain yang tidak berkenaan dengan keragaman kebudayaan. Seperti kasus-kasus konflik yang muncul di Indonesia dimana dinyatakan sebagai kasus konflik agama dan sukubangsa. Padahal kenyataannya konflik-konflik tersebut didominsi oleh isu-isu lain yang lebih bersifat politik dan ekonomi. Memang tidak ada penyebab yang tunggal dalam kasus konflik yang ada di Indonesia. Namun beberapa kasus konflik yang ada di Indonesia mulai memunculkan pertanyaan tentang keanekaragaman yang kita miliki dan bagaimana seharusnya mengelolanya dengan benar.

Peran pemerintah: penjaga keanekaragaman

Sesungguhnya peran pemerintah dalam konteks menjaga keanekaragaman kebudayaan adalah sangat penting. Dalam konteks ini pemerintah berfungsi sebagai pengayom dan pelindung bagi warganya, sekaligus sebagai penjaga tata hubungan interaksi antar kelompok-kelompok kebudayaan yang ada di Indonesia. Namun sayangnya pemerintah yang kita anggap sebagai pengayom dan pelindung, dilain sisi ternyata tidak mampu untuk memberikan ruang yang cukup bagi semua kelompok-kelompok yang hidup di Indonesia. Misalnya bagaimana pemerintah dulunya tidak memberikan ruang bagi kelompok-kelompok sukubangsa asli minoritas untuk berkembang sesuai dengan kebudayaannya. Kebudayaan-kebudayaan yang berkembang sesuai dengan sukubangsa ternyata tidak dianggap serius oleh pemerintah. Kebudayaan-kebudayaan kelompok sukubangsa minoritas tersebut telah tergantikan oleh kebudayaan daerah dominant setempat, sehingga membuat kebudayaan kelompok sukubangsa asli minoritas menjadi tersingkir. Contoh lain yang cukup menonjol adalah bagaimana misalnya karya-karya seni hasil kebudayaan dulunya dipandang dalam prespektif kepentingan pemerintah. Pemerintah menentukan baik buruknya suatu produk kebudayaan berdasarkan kepentingannya. Implikasi yang kuat dari politik kebudayaan yang dilakukan pada masa lalu (masa Orde Baru) adalah penyeragaman kebudayaan untuk menjadi “Indonesia”. Dalam artian bukan menghargai perbedaan yang tumbuh dan berkembang secara natural, namun dimatikan sedemikian rupa untuk menjadi sama dengan identitas kebudayaan yang disebut sebagai ”kebudayaan nasional Indonesia”. Dalam konteks ini proses penyeragaman kebudayaan kemudian menyebabkan kebudayaan yang berkembang di masyarakat, termasuk didalamnya kebudayaan kelompok sukubangsa asli dan kelompok marginal, menjadi terbelakang dan tersudut. Seperti misalnya dengan penyeragaman bentuk birokrasi yang ada ditingkat desa untuk semua daerah di Indonesia sesuai dengan bentuk desa yang ada di Jawa sehingga menyebabkan hilangnya otoritas adat yang ada dalam kebudayaan daerah.

Tidak dipungkiri proses peminggiran kebudayaan kelompok yang terjadi diatas tidak lepas dengan konsep yang disebut sebagai kebudayaan nasional, dimana ini juga berkaitan dengan arah politik kebudayaan nasional ketika itu. Keberadaan kebudayaan nasional sesungguhnya adalah suatu konsep yang sifatnya umum dan biasa ada dalam konteks sejarah negara modern dimana ia digunakan oleh negara untuk memperkuat rasa kebersamaan masyarakatnya yang beragam dan berasal dari latar belakang kebudayaan yang berbeda. Akan tetapi dalam perjalanannya, pemerintah kemudian memperkuat batas-batas kebudayaan nasionalnya dengan menggunakan kekuatan-kekuatan politik, ekonomi, dan militer yang dimilikinya. Keadaan ini terjadi berkaitan dengan gagasan yang melihat bahwa usaha-usaha untuk membentuk suatu kebudayaan nasional adalah juga suatu upaya untuk mencari letigimasi ideologi demi memantapkan peran pemerintah dihadapan warganya. Tidak mengherankan kemudian, jika yang nampak dipermukaan adalah gejala bagaimana pemerintah menggunakan segala daya upaya kekuatan politik dan pendekatan kekuasaannya untuk ”mematikan” kebudayaan-kebudayaan local yang ada didaerah atau kelompok-kelompok pinggiran, dimana kebudayaan-kebudayaan tersebut dianggap tidak sesuai dengan kebudayaan nasional.

Setelah reformasi 1998, muncul kesadaran baru tentang bagaimana menyikapi perbedaan dan keanekaragaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Yaitu kesadaran untuk membangun masyarakat Indonesia yang sifatnya multibudaya, dimana acuan utama bagi terwujudnya masyarakat Indonesia yang multibudaya adalah multibudayaisme, yaitu sebuah ideologi yang mengakui dan mengagungkan perbedaan dalam kesederajatan baik secara individual maupun secara kebudayaan (Suparlan,1999). Dalam model multikultural ini, sebuah masyarakat (termasuk juga masyarakat bangsa seperti Indonesia) dilihat sebagai mempunyai sebuah kebudayaan yang berlaku umum dalam masyarakat tersebut yang coraknya seperti sebuah mosaik. Di dalam mosaik tercakup semua kebudayaan dari masyarakat-masyarakat yang lebih kecil yang membentuk terwujudnya masyarakat yang lebih besar, yang mempunyai kebudayaan yang seperti sebuah mosaik tersebut. Model multibudayaisme ini sebenarnya telah digunakan sebagai acuan oleh para pendiri bangsa Indonesia dalam mendesain apa yang dinamakan sebagai kebudayaan bangsa, sebagaimana yang terungkap dalam penjelasan Pasal 32 UUD 1945, yang berbunyi: “kebudayaan bangsa (Indonesia) adalah puncak-puncak kebudayaan di daerah”.

Sebagai suatu ideologi, multikultural harus didukung dengan sistem infrastuktur demokrasi yang kuat serta didukung oleh kemampuan aparatus pemerintah yang mumpuni karena kunci multibudayaisme adalah kesamaan di depan hukum. Negara dalam hal ini berfungsi sebagai fasilitator sekaligus penjaga pola interaksi antar kebudayaan kelompok untuk tetap seimbang antara kepentingan pusat dan daerah, kuncinya adalah pengelolaan pemerintah pada keseimbangan antara dua titik ekstrim lokalitas dan sentralitas. Seperti misalnya kasus Papua dimana oleh pemerintah dibiarkan menjadi berkembang dengan kebudayaan Papuanya, namun secara ekonomi dilakukan pembagian kue ekonomi yang adil. Dalam konteks waktu, produk atau hasil kebudayaan dapat dilihat dalam 2 prespekif yaitu kebudayaan yang berlaku pada saat ini dan tinggalan atau produk kebudayaan pada masa lampau.

Menjaga keanekaragaman budaya

Dalam konteks masa kini, kekayaan kebudayaan akan banyak berkaitan dengan produk-produk kebudayaan yang berkaitan 3 wujud kebudayaan yaitu pengetahuan budaya, perilaku budaya atau praktek-praktek budaya yang masih berlaku, dan produk fisik kebudayaan yang berwujud artefak atau banguna. Beberapa hal yang berkaitan dengan 3 wujud kebudayaan tersebut yang dapat dilihat adalah antara lain adalah produk kesenian dan sastra, tradisi, gaya hidup, sistem nilai, dan sistem kepercayaan. Keragaman budaya dalam konteks studi ini lebih banyak diartikan sebagai produk atau hasil kebudayaan yang ada pada kini. Dalam konteks masyarakat yang multikultur, keberadaan keragaman kebudayaan adalah suatu yang harus dijaga dan dihormati keberadaannya. Keragaman budaya adalah memotong perbedaan budaya dari kelompok-kelompok masyarakat yang hidup di Indonesia. Jika kita merujuk kepada konvensi UNESCO 2005 (Convention on The Protection and Promotion of The Diversity of Cultural Expressions) tentang keragaman budaya atau “cultural diversity”, cultural diversity diartikan sebagai kekayaan budaya yang dilihat sebagai cara yang ada dalam kebudayaan kelompok atau masyarakat untuk mengungkapkan ekspresinya. Hal ini tidak hanya berkaitan dalam keragaman budaya yang menjadi kebudayaan latar belakangnya, namun juga variasi cara dalam penciptaan artistik, produksi, disseminasi, distribusi dan penghayatannya, apapun makna dan teknologi yang digunakannya. Atau diistilahkan oleh Unesco dalam dokumen konvensi UNESCO 2005 sebagai “Ekpresi budaya” (cultural expression). Isi dari keragaman budaya tersebut akan mengacu kepada makna simbolik, dimensi artistik, dan nilai-nilai budaya yang melatarbelakanginya.

Dalam konteks ini pengetahuan budaya akan berisi tentang simbol-simbol pengetahuan yang digunakan oleh masyarakat pemiliknya untuk memahami dan menginterprestasikan lingkungannya. Pengetahuan budaya biasanya akan berwujud nilai-nilai budaya suku bangsa dan nilai budaya bangsa Indonesia, dimana didalamnya berisi kearifan-kearifan lokal kebudayaan lokal dan suku bangsa setempat. Kearifan lokal tersebut berupa nilai-nilai budaya lokal yang tercerminkan dalam tradisi upacara-upacara tradisional dan karya seni kelompok suku bangsa dan masyarakat adat yang ada di nusantara. Sedangkan tingkah laku budaya berkaitan dengan tingkah laku atau tindakan-tindakan yang bersumber dari nilai-nilai budaya yang ada. Bentuk tingkah laku budaya tersebut bisa dirupakan dalam bentuk tingkah laku sehari-hari, pola interaksi, kegiatan subsisten masyarakat, dan sebagainya. Atau bisa kita sebut sebagai aktivitas budaya. Dalam artefak budaya, kearifan lokal bangsa Indonesia diwujudkan dalam karya-karya seni rupa atau benda budaya (cagar budaya). Jika kita melihat penjelasan diatas maka sebenarnya kekayaan Indonesia mempunyai bentuk yang beragam. Tidak hanya beragam dari bentuknya namun juga menyangkut asalnya. Keragaman budaya adalah sesungguhnya kekayaan budaya bangsa Indonesia.

About

Orang biasa yang tertarik dengan kajian budaya.....

Tagged with:
Posted in tulisan
84 comments on “Keragaman Budaya Indonesia
  1. adek says:

    Salah satu upaya pelestarian budaya indonesia adalah dengan membuat dokumentasinya, termasuk dokumentasi digital atau elektronik di era informasi ini. Mungkin peran perguruan tinggi bisa dikedepankan di sini. Kegiatan riilnya bisa dalam bentuk penelitian atau pengabdian masyarakat.Yuk kita cintai dan pertahankan budaya indonesia

  2. nabila karimah dewi says:

    mana,gmbrny..???????????////

  3. Campus says:

    Mungkin gak ya kita buat museum virtual untuk budaya indonesia :) Kayaknya pihak kampus harus mulai ke arah sana, dengan memanfaatkan teknologi multimedia

  4. Aulia says:

    aku..
    copy dikit kata2 mutiara di dalm blog ini
    buat group d facebook
    thx ea aku jd tmbh suka lestariin budaya indonesia… :)

  5. bagus banget artikelnya,sikap saling menghargai dan menghormati agar bangs ini tetap jaya.

  6. mardiyah says:

    bagus banget, aku suka deh :D hehehe

  7. mardiyah says:

    :) :O o0o gitu ya

  8. selvyra says:

    wah…kErEn../

  9. Ronald says:

    Kebudayaan merupakan aset terbesar yang dimiliki oleh bangsa ini,warisan turun-temurun dari nenek moyang kita yang patut kita jaga dan lestarikan.

    JANGAN SAMPAI DIREBUT ORANG YA…………….

  10. sucie says:

    love you indonesia

  11. Begitu indah dan kaya Indonesia ini, mari bersama kita lestarikan budaya kita,, salam kenal dari Pernikahan Adat Di Indonesia

  12. yuni says:

    wahhhh
    bagus bgt kata2x….

    KERENNN

    EMmmm
    maaf,,, aku ambil dikit yea kata2x..
    coz ada tugas niiiee. mau bwt makalah..
    hehehehe

  13. Ayyou zilvia says:

    kita harus bangga terhadap kebudayaan indonesia. meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu tujuan.
    I LOVE INDONESIA

  14. fajar says:

    Dengan adanya perbedaan budaya yang sangat rentan dengan adanya konflik ini merupakan aset bangsa indonesia yang tak ternilai harganya, untuk itu yang harus dilakukan adalah menjaga dan melestarikan budaya-budaya yang ada

  15. cHeRlY says:

    Iy bener qt hrs menjaga n melestarikan’a.. :)

  16. mune says:

    wAAAAAAAHhhhh te’nyta mcw ada yah yg peduli ama bdaya INDONESIA Q turut bangga ‘n bahagia

  17. […] budaya By riscaesorayha Keragaman Budaya Indonesia […]

  18. mERi says:

    vERy good…mGa org INDONESIA mkn cinta buDAya..chayooo.

  19. ANGKRINGAN BUDAYA

    ANGKRINGAN BUDAYA

    ANGKRINGAN BUDAYA
    ________________________________________________
    SMA 3 yogya akan mengadakan ANGKRINGAN BUDAYA
    4-8 April 2010 di BENTENG VREDEBURG JOGJA jl malioboro
    ————————————————————————
    ayo dukung budaya kita. sesuatu yang besar dimulai dari sini, dari gerakan oleh anak anak muda Indonesia. bukan ajang gengsi, murni gerakan budaya…

    ayo ayo ayo…. buktikan kecintaanmu terhadap budaya,. setuju?
    HIDUP INDONESIA

  20. hayoo, pada bilang cinta Indonesia, love u Indonesia… ayo makanya dateng dong di

    ANGKRINGAN BUDAYA

    ANGKRINGAN BUDAYA

    ANGKRINGAN BUDAYA

    ANGKRINGAN BUDAYA

    nb: terutama buat yg di Jogja

  21. arbi says:

    ini sangat bagus, tapi saya hanya meminta untuk di perjelas dengan gambar, agar terlihat lebih indah.
    thanks to you,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  22. arbi says:

    thanks , to you ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  23. Octa ephy/ sma 1 srengat blitar.. says:

    Uwaw..alhamdulillah..artikel na bagus..q jd ad gmbran bwt krjaen tgas dari pak muslih..

  24. aiUU says:

    goOd”..

  25. shinta dewi pertiwi says:

    artikel nya bagus cma knpa gax da gmbr nya jdi susah kan cri gmbr buat tgs y……..

  26. KEANEKARAGAMAN SOSIAL SAMA Y DGN KEANEKARAGAMAN BUDAYA,,,
    tlg y komen nya…

  27. moniq annisa says:

    hah…………nyebelin lagi-;agi gak da alat musik senjata tradisional.tarian,rumah adat…..

  28. rifki alfiansyah maulana says:

    Love u full indonesia….

    indonesia merdeka….

  29. tijok says:

    untuk lebih jauhnya mohon membaca tulisannya pak parsudi tentang perubahan sosial diweblog saya ini mbak. disitu dijelaskan tentang perbedaan sosial dan budaya

  30. nia sasa says:

    kok g ada gambar////

  31. […] The busiest day of the year was October 25th with 349 views. The most popular post that day was Keragaman Budaya Indonesia . […]

  32. seno says:

    sipp Indonesia Jya..!!!!

  33. seno says:

    syng bngt gk da gambar nyah…..

  34. Meyyya says:

    I LIKE IT………
    MOGA ORANG INDONESIA SELALU CINTA BUDAYANYA SPY GUGT D KLAIM NEGARA LAIN

  35. sebenarnya islam mempunyai pandangan yang lebih luas dari nasionalis
    kunjungi blog saya ya
    http://www.ngobrolislami.wordpress.com

    ferry

  36. blackjack says:

    tinggalkan saja budaya yang lalu, karena kebudayaan indonesia tidak ada…
    (contradictio in terminis) hehehe

  37. buduh ed jak kjange,,,,,,
    mtiang bande moooo,,,,,,,,,,,,,,,,

  38. Whietra says:

    Nice Info Gan…. Tetap Menulis Untuk Indonesia Tercinta….

    Please Visit : Indonesia Culture And Tourism

    Thanks

  39. Ridwan says:

    kita bangga akan negara kita yaitu”INDONESIA”
    I LOVE U FOREVER INDONESIA

  40. Hauzan says:

    mana gambarx?

  41. adrhy says:

    bawel …………….

  42. christina says:

    jlk :-(

  43. thanx udah kasih inspirasi utk penulisan keberagaman, semoga nanti tayang di metro tv

  44. Andre Wijaya says:

    sekarang mah jamannya BOY BAND,padahal Indonesia bisa lebih terkenal dengan kebudayaannya sendiri…Nanti klu diambil negara lain baru bergerak hatinya untuk Indonesia,klu udah aman kembali lagi yagini2………AZZZZZZZZZZZZ.Tidur aja wesss

  45. andrean says:

    “aku bangga jadi anak indonesia”

  46. daffa says:

    gua lagi baju dari aceh,jawabarat ,jawa timur

  47. winda says:

    budaya indonesia hebat pisan ey tetap dijaga ya

  48. anhysyhrasyarieff says:

    indoesia I love u ful……….ummmmmmach!!!!!!!!!!!!!

  49. minta kata2 ny u/ bkin tga ea..
    hehe

  50. minta kata2 nya buat bkin tgas ea..
    hehe

  51. i like Budaya Indonesia

  52. Raf Sanjani says:

    ayu…. pemerintah semangat dan semangat untuk,,, tanah air kita
    dari sabang sampai merauke
    dari mataram sampai bima
    ujung nusa tenggara sape bima
    bersemangat untuk slalu menympan budaya indonesia asli

    by smkn. 1 bima
    best the forever

  53. Raf Sanjani says:

    semangat untk maju
    indonesia

  54. jefry says:

    menjaga keanekaragaman budaya sangat penting, Budaya tak hanya berbicara corak kain kebaya maupun batik dan lainnya. namun juga lebih jauh adalah menciptakan perekonomian yang baik bila ditata dengan serius. Salam

  55. Neng Iis says:

    keaneka ragaman sangatlah konflik karna menyangkut sosil, agama….budaya..

  56. Mhya Ramadhan says:

    tolong dong,,,, kta tampilkan makalah tentang keanekaragaman etnis dan kebudayaan baik lokal maupun global

  57. indonesiaku says:

    om saya minta izinnya buat ngopi di blog saya…..?

  58. yuri_fans says:

    makasih ya.. berkat ini tugasku bisa terselesaikan,,,

    ^_^

  59. tijok says:

    Keragaman dan perbedaan seperti mata koin yang sama. Tidak pisah dilepaskan. Konflik terjadi jika perbedaan memaksakan keseragaman. Potensi konflik bisa jadi positif jika kita dapat mengelola perbedaan dan menjadikannya pijakan menjaga kemajuan dan perdamaian

  60. cardo says:

    yg penting Bhineka Tunggal Ika
    Salam Blogging

  61. arien says:

    Tetap bersatu meski berbeda suku, ras, agama dan budaya. Jadikan keragaman ini menjadi kekayaan yang akan mempersatukan bangsa ini.
    Jangan terpengaruh dengan isu-isu yang akan memecah belah bangsa ini. Tetap bersatu demi menjaga dan melestarikan budaya Indonesia.

  62. mantappppp
    tetap lestarikan budaya indonesia

  63. kebudayaan Indonesia memang tiada duanya..

  64. nina says:

    aku cinta indonesia

  65. Pulau Tidung says:

    Thanks to my father who shared with me concerning this website, this website is
    genuinely amazing.

  66. kita harus melestarikan budaya iNDONESIA agar tidak punah

  67. Begitu beragam jenis budaya kita, ini merupakan aset berharga yang dimiliki oleh negara kita.
    Love you Indonesia.

  68. gEn says:

    wUih,,,,
    itulah BHINEKA TUNGGAL IKA,,,
    yuk, manfaatkan kekayaan bangsa kita dgn baik,,, ^_^

  69. ilfhay says:

    emang laaaa indonesia yg k 1 di dunia

  70. Ԝhat a data of uո-ambiguity and preserveness оf valuable kոow-how concerniոg unpredicted emotions.

  71. Jeevanbryan says:

    4 kebudayaan besar yang ada di indonesia?

  72. Saya tertarik dengan informasi mengenai budaya diatas.
    Selain itu, tulisan diatas sangat menarik untuk dipelajari yang dapat menambah wawasan kita mengenai kebudayaan di lndonesia.
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Explore Indonesia yang bisa anda kunjungi di Explore Indonesia

  73. Novia Rizky says:

    Saya tertarik dengan informasi mengenai budaya diatas. Indonesia memang Negeri yang memiliki keanekaragaman budaya yang memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing.Selain itu, tulisan diatas sangat menarik untuk dipelajari yang dapat menambah wawasan kita mengenai kebudayaan di lndonesia. Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Explore Indonesia yang bisa anda kunjungi di Explore Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Blog Stats
  • 336,873 hits
Kare kambing plus biji *****
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,730 other followers

%d bloggers like this: